Rasa panik sering kali membuat tubuh terasa tertekan dan napas menjadi tidak teratur. Untuk mengatasinya, menerapkan teknik pernapasan yang tepat dapat membantu tubuh dan pikiran berfungsi kembali dengan baik.
Rasa panik dapat muncul kapan saja. Umumnya, rasa panik dipicu oleh situasi yang penuh tekanan, yang membuat tubuh dan pikiran menjadi tidak terkontrol. Jika tidak diatasi, rasa panik dapat merusak hari Anda.

Melakukan relaksasi dengan beberapa teknik pernapasan dapat membantu seseorang melepaskan rasa paniknya. Banyak ahli menyarankan penggunaan teknik pernapasan sebagai salah satu cara untuk membuat tubuh rileks dan tenang.

Berikut adalah lima teknik pernapasan yang dapat membuat tubuh lebih rileks dalam waktu singkat, seperti yang dilansir oleh Well and Good.

1. Bernapas dengan sadar

Teknik ini pada dasarnya adalah pernapasan yang dilakukan secara sadar. Bagaimana caranya? Bernapaslah dengan ritme yang teratur. Rasakan udara yang mengalir melalui lubang hidung saat Anda menarik napas. Rasakan juga otot diafragma yang berkontraksi saat bernapas.

“Fokus pada pola pernapasan dan memperhatikan apa pun yang terjadi saat bernapas sangat efektif menenangkan sistem saraf,” ujar praktisi yoga Nina Endrst.

2. Napas singa

Napas singa adalah salah satu teknik pernapasan yoga yang paling efektif. Teknik ini membantu Anda melepaskan kekacauan pikiran.

Caranya, tutup mata dan tarik napas dalam-dalam melalui hidung. Saat mengeluarkan napas, buka mulut lebar-lebar sambil menjulurkan lidah. Buang napas dengan suara ‘ha’. Ulangi selama beberapa putaran.

Selain efektif untuk menciptakan rasa lega dan tenang, teknik pernapasan ini juga dapat mengendurkan otot-otot wajah dan rahang yang tegang saat Anda merasa panik dan stres.

3. Perpanjangan napas

Cobalah teknik perpanjangan napas saat Anda merasa cemas. Teknik pernapasan ini dapat menggerakkan energi yang terjebak di dalam tubuh.

Mulailah dengan menarik napas selama 4-5 hitungan melalui hidung. Tahan selama 4 hitungan, lalu buang napas perlahan melalui mulut hingga mengeluarkan suara mendesis yang keras.

“Biarkan diri Anda bersuara. Tak peduli seberapa anehnya, suara adalah getaran yang sehat dan dapat menenangkan Anda,” kata Endrst.

4. Napas sitali

Sitali adalah teknik pernapasan yang sangat efektif untuk menenangkan diri saat Anda merasa marah dan emosional. “Napas ini sangat cocok bagi Anda yang sedang cemas dan marah,” kata praktisi meditasi Susy Markoe Schieffelin.

Untuk mempraktikkannya, buka mulut hingga membentuk huruf O dan julurkan lidah melengkung ke atas. Namun, jika cara tersebut terasa sulit, Anda bisa mencoba metode lain.
Tarik napas perlahan dan dalam melalui mulut, seolah-olah Anda sedang menyeruput air minum dari sedotan. Tutup mulut dan tahan, lalu buang napas melalui hidung. Schieffelin merekomendasikan agar Anda mengulanginya selama 3-5 menit hingga Anda merasa tenang.

5. Breath of fire

Napas api adalah teknik pernapasan dasar dalam latihan yoga kundalini. Teknik ini, menurut Schieffelin, memberikan energi yang besar bagi tubuh.

Mulailah bernapas dengan duduk dalam posisi bersila. Tarik dan buang napas dengan kuat melalui hidung. Pastikan perut mengembang dan mengempis saat Anda bernapas. Lakukan dengan ritme napas yang teratur.

Lakukan pernapasan selama 1-3 menit dengan ritme yang konsisten dan jangan terlalu cepat. Jika Anda mulai merasa pusing, perlambatlah ritme napas.



Informasi Penulis

Leave a Reply

FYP!

Discover more from Oblik.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading

Discover more from Oblik.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading